Al-Hadits: 4 Rakaat Dhuha Menjamin Keselamatan Sampai Sore Hari

Oleh Ustad Muhammad Thalib

Risalah Mujahidin – Dari Abu Darda Radhiallahu ‘anhu ujarnya, Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman:

يَابْنَ آدَمَ ، صَلِّ لِي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ .

“Wahai anak Adam, shalatlah 4 rakaat untuk-Ku pada waktu Dhuha, maka Aku akan memberikan jaminan yang cukup kepadamu sampai akhir hari itu.”

(HR. At-Tirmidzi, Ahmad, Abu Nu’aim, Al-Haitsami. Ahmad meriwayatkan hadits ini dengan rawi-rawi kepercayaan. Tetapi At-Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan)

Penjelasan

Shalat Dhuha dikerjakan pada permulaan siang yaitu antara pukul 7 pagi sampai dengan 11 siang. Orang yang mengerjakan shalat Dhuha pada awal siang, maka ia mendapatkan perlindungan dari Allah sampai dengan sore hari. Rakaat minimal yang dikerjakan dalam shalat Dhuha ini 4 rakaat. Artinya, orang yang mengerjakan shalat Dhuha di awal siang 4 rakaat, maka Allah berjanji memberikan perlindungan kepadanya dari kesesatan atau bisikan-bisikan setan yang mengajak melakukan perbuatan-perbuatan dosa. Perlindungan Allah terhadap seorang Muslim dari perbuatan dosa dan kesesatan merupakan rahmat yang lebih besar daripada pemberian materi yang hanya mengenyangkan perut manusia.

Setiap Muslim yang mengharapkan perlindungan Allah dari pikiran, paham, pendapat dan pandangan yang sesat, cara praktis yang harus ditempuh adalah dengan shalat Dhuha 4 rakaat. Melakukan shalat Dhuha 4 rakaat ini dapat dikerjakan oleh setiap Muslim yang awam sekalipun. Sehingga perlindungan yang Allah berikan kepada Muslim yang rajin melakukan shalat Dhuha 4 rakaat pada awal siang mencakup Muslim yang pintar, sedang, maupun yang bodoh. Hal ini menunjukkan keluasan rahmat Allah dan keadilan hukum-Nya sehingga setiap ketentuan Allah dan Rasul-Nya dapat dikerjakan oleh setiap Muslim yang paling bodoh sekalipun, tanpa perlu menunggu menjadi orang alim atau cendekiawan.

Untuk mengerjakan 4 rakaat shalat Dhuha sebagaimana dimaksud hadits di atas, dapat dikerjakan di semua tempat yang bersih, termasuk di kantor tempat kita bekerja. Kita tidak harus membuang waktu untuk pergi ke masjid guna melakukan shalat Dhuha 4 rakaat ini.

Mengapa perlindungan Allah ini sebatas keselamatan diri dan bisikan setan, bukan menyangkut rezeki yang setiap hari dibutuhkan oleh setiap orang. Karena orang kafir pun tetap diberi Allah rezeki, bahkan semakin kafir rezekinya bertambah banyak. Contohnya, raja Namrud, Fir’aun, Qarun, Haman dll. Allah berfirman:

“Wahai Muhammad, janganlah kamu tertipu oleh keberhasilan usaha orang-orang kafir yang mendatangkan keuntungan besar di Madinah. Semua keberhasilan itu hanyalah kesenangan sementara bagi mereka di dunia. Kemudian di akhirat kelak, tempat tinggal mereka adalah neraka Jahanam. Neraka Jahanam adalah seburuk-buruk tempat tinggal.” (Qs. Ali ’Imran [3]: 196-197)

Ayat ini mengingatkan Rasulullah agar tidak terpesona oleh kemajuan materi golongan kafir, sekalipun beliau sudah menjadi penguasa di Madinah dan dapat menghasilkan materi yang sangat banyak. Sebab kekayaan materi bukanlah bukti kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Tetapi bukti kecintaan Allah kepada hamba-Nya yaitu diselamatkan dari kesesatan dan bisikan setan. Firman Allah:

Aku tidaklah dapat membersihkan diriku dari dorongan hawa nafsu. Sesungguhnya hawa nafsu itu benar-benar menyuruh manusia berbuat dosa, kecuali orang yang mendapat hidayah dari Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada semua makhluk-Nya. (Qs. Yusuf [12]: 53)

Jadi, kita tidak boleh mengukur perlindungan Allah pada hamba-Nya dengan ukuran pemberian kekayaan sehingga yang bersangkutan dapat hidup senang dan berlimpah materi. Tetapi, perlindungan Allah kepada hamba-Nya berupa keselamatan yang bersangkutan dari hal-hal yang sesat dan dijauhkan dari bisikan maupun godaan setan untuk melakukan perbuatan dosa. Maka, orang yang tekun melakukan shalat Dhuha 4 rakaat setiap hari, Allah jamin bahwa yang bersangkutan diselamatkan dari penguasaan hawa nafsu yang mengakibatkan dirinya sesat dan kelak di akhirat masuk neraka.

Shalat Dhuha 4 rakaat ini dapat dilakukan oleh setiap Muslim di mana saja dan jaminan Allah kepadanya sama, baik dilakukan di masjid atau tempat lain.[]

Tags: , , , , ,

Berikan Komentar